Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

“Amplop Coklat Salah Alamat” Juara Lomba Film Antikorupsi

Rabu, 02 September 2026 | September 02, 2026 WIB Last Updated 2026-09-02T05:10:08Z
>

 

Camat Donorojo Bagus Nurcahyadi Saputro foto bersama dengan tim lomba vidio pendek SMP Negeri 1 Donorojo, 01/9/26. Foto/Daryanto 









Pacitansatu.com — SMP Negeri 1 Donorojo, Kabupaten Pacitan, meraih Juara I kategori umum dalam Lomba Film Pendek Antikorupsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Pacitan.

Prestasi tersebut diraih melalui film pendek berjudul “Amplop Coklat Salah Alamat”. Karya itu mengangkat pesan mengenai kejujuran, integritas, serta keberanian menolak gratifikasi di lingkungan pendidikan.

Penghargaan diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pacitan, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.35 hingga 15.00 WIB. Lomba tersebut mengusung tema “Generasi Muda Berani, Bangsa Bebas Korupsi” dan diikuti 111 peserta.

Film karya SMPN 1 Donorojo tersebut mengangkat fenomena gratifikasi di lingkungan pendidikan. Cerita disampaikan melalui pendekatan satir dan humor, tetapi tetap menempatkan pesan integritas sebagai bagian utama dari film.

Daryanto, anggota tim produksi SMPN 1 Donorojo, mengatakan gagasan film tersebut terinspirasi dari fenomena gratifikasi di lingkungan pendidikan.

“Judul yang kami ambil ini terinspirasi dari fenomena gratifikasi di lingkungan pendidikan, dikarenakan sekolah ini bukan tempat untuk memperjualbelikan nilai, melainkan tempat untuk menanamkan karakter,” ujar Daryanto.

Menurut Daryanto, keberadaan lomba film pendek antikorupsi memberikan ruang bagi sekolah untuk menyampaikan pesan pendidikan karakter melalui media yang kreatif.

Ia juga mengapresiasi Kejaksaan Negeri Kabupaten Pacitan dan panitia lomba yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya utamanya kepada Kejari Kabupaten Pacitan dan juga panitia lomba video pendek yang sudah menyelenggarakan kegiatan lomba. Alhamdulillah kami dari SMP Negeri 1 Donorojo mendapatkan peringkat yang pertama,” katanya.

Produksi film melibatkan sejumlah anggota tim. Daryanto berperan sebagai Pak Rafi, Yousi sebagai Bu Endang dan Edi sebagai Wira Handoko. Niko bertugas sebagai videografer, Meilendra sebagai sopir, sementara Wira Handoko menjadi penulis naskah. Wira Handoko dan Niko menangani proses penyuntingan.

Selain SMPN 1 Donorojo, prestasi juga diraih SMKS PGRI Donorojo yang memperoleh Juara II kategori SMA. Juara I kategori tersebut diraih SMKN Pringkuku, sedangkan Juara III diraih SMAN 1 Pacitan/271 Picture.

Camat Donorojo Bagus Nurcahyadi Saputro mengapresiasi capaian SMPN 1 Donorojo dan SMKS PGRI Donorojo. Ia menilai prestasi tersebut menunjukkan tumbuhnya kreativitas dan semangat integritas di lingkungan pendidikan Kecamatan Donorojo.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh jajaran SMPN 1 Donorojo serta SMKS PGRI Donorojo yang berhasil memboyong berbagai kejuaraan,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, film yang dibuat SMPN 1 Donorojo tidak hanya menjadi karya perlombaan. Film tersebut dapat menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan penolakan terhadap gratifikasi dan perilaku koruptif sejak dini.

“Karya ini bukan sekadar film, melainkan media edukasi yang sangat efektif dalam menyuarakan penolakan terhadap gratifikasi dan budaya koruptif sejak dini,” katanya.

Pada kategori umum, Juara II diraih Ndoro Kecil Gank, Juara III Pemerintah Desa Borang, Juara Harapan I Pemerintah Desa Glinggangan dan Juara Harapan II SDN 2 Sempu.

Untuk kategori SMP, Juara I diraih Exsfov SMPN 1 Kebonagung, Juara II Tim Jurnalistik SMPN 3 Sudimoro dan Juara III SMPN 3 Tegalombo. Juara Harapan I diraih SMPN 2 Sudimoro dan Juara Harapan II SMPN 3 Kebonagung Satu Atap.

Daryanto berharap lomba film pendek antikorupsi dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang. “Tentunya kami berharap di tahun-tahun yang akan datang kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan kembali,” ujarnya.

Bagus juga berharap capaian tersebut dapat mendorong lebih banyak pihak di Kecamatan Donorojo untuk berkarya sekaligus menjaga integritas. “Semoga prestasi ini menjadi pemantik motivasi bagi seluruh instansi, lembaga pendidikan, dan masyarakat Kecamatan Donorojo untuk terus berkarya, menjaga integritas, serta memberikan teladan yang baik bagi kemajuan Pacitan,” katanya.

Lomba Film Pendek Antikorupsi Tahun 2026 menjadi salah satu ruang bagi peserta untuk menyampaikan pesan antikorupsi melalui kreativitas. Bagi SMPN 1 Donorojo, kemenangan melalui “Amplop Coklat Salah Alamat” sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dapat disampaikan melalui berbagai medium, termasuk film. (Rds). 

×
Berita Terbaru Update