Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Kanwil Kemenag Genjot Kompetensi Guru PAI

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T03:27:56Z
>

 

Pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Gedung PGRI Kabupaten Pacitan 17/6/26. Foto: Sovi'in/Pacitansatu.com









Pacitansatu.com – Sebanyak 343 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Kabupaten Pacitan mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur di Gedung PGRI Pacitan, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi GPAI untuk Mewujudkan Pendidikan Islam yang Berkualitas dan Berkarakter.”

Pembinaan tersebut menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I, sebagai pemateri utama. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti guru-guru PAI dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Pacitan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan Nomor B-1930/Kk.13.01.4/PP.00/6/2026 tertanggal 15 Juni 2026 yang mengundang para Guru PAI untuk mengikuti pembinaan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan agama.

Dalam paparannya, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan Islam harus dimulai dari peningkatan kompetensi para guru sebagai ujung tombak pembelajaran di sekolah. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membentuk karakter peserta didik.

“Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan karakter kebangsaan yang kuat. Karena itu, peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Dr. Akhmad Sruji Bahtiar dalam sesi pembinaan.

Ia juga mengajak para guru untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Abdul Hamid Aminudin, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan tersebut menjadi momentum untuk menyegarkan kembali komitmen para guru dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan agama di sekolah.

“Melalui pembinaan ini kami berharap para GPAI semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan pendidikan, dan mampu menghadirkan pembelajaran agama yang relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini,” kata Abdul Hamid Aminudin.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, antara lain Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Sumino, S.H.I., Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan Fandi Romansyah, serta Kasi Zakat Kementerian Agama Kabupaten Pacitan Luluk Usman, S.T., M.Kom. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan kualitas pendidikan agama.

Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Fandi Romansyah, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Kolaborasi yang baik antarinstansi diharapkan mampu mendukung peningkatan kompetensi guru sehingga berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik di sekolah,” ujarnya.

Di sisi lain, Sumino menilai pembinaan semacam ini dapat memperkuat wawasan para pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang. Menurutnya, peningkatan kapasitas guru perlu dilakukan secara konsisten agar kualitas layanan pendidikan semakin baik.

Luluk Usman juga menyampaikan harapannya agar forum pembinaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antarguru dalam menjalankan tugas profesional di lingkungan pendidikan.

Pelaksanaan pembinaan berlangsung dengan sesi pemaparan materi, diskusi, dan penguatan pemahaman mengenai peran strategis GPAI dalam menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang berkualitas sekaligus berkarakter. Para peserta tampak mengikuti kegiatan secara aktif hingga selesai.

Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang mengikuti pembinaan mencapai 343 Guru Pendidikan Agama Islam di lingkungan Kabupaten Pacitan. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan yang menjadi binaan Kementerian Agama dan instansi terkait.

Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur berharap terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalisme guru, memperkuat kualitas pembelajaran agama, serta mewujudkan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai karakter dan moral peserta didik. (Rds).

×
Berita Terbaru Update