Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Aylla Wakili Pacitan di OMI Jatim

Selasa, 15 September 2026 | September 15, 2026 WIB Last Updated 2026-09-15T05:28:58Z
>

Aylla Muazara Faiha, peserta didik MI Nurrohman, meraih juara 2 bidang IPA dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Pacitan 9/9/26. Foto/ Huda 








Pacitansatu.com — Aylla Muazara Faiha, peserta didik MI Nurrohman, meraih juara 2 bidang IPA dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Pacitan 2026. Capaian tersebut mengantarkan Aylla melaju ke OMI tingkat Provinsi Jawa Timur.


OMI tingkat Kabupaten Pacitan 2026 untuk jenjang MI/SD dilaksanakan di MI Al Huda Ploso, Rabu (9/9/2026). Berdasarkan hasil yang diberikan, Aylla menempati posisi kedua bidang IPA, setelah Yudhistira Rais dari MI Al Huda Ploso yang meraih juara pertama.


Sementara itu, posisi ketiga bidang IPA diraih Andiena Zeta Zulvania dari MIN 5 Pacitan. Ketiga peserta tersebut tercantum dalam daftar hasil OMI Kabupaten Pacitan 2026 sebagai peraih juara yang berhak melanjutkan ke tingkat provinsi.


Kepala MI Nurrohman, M. Huda, S.Pd.I., mengatakan pihak sekolah bersyukur atas capaian yang diraih Aylla. Menurut dia, prestasi tersebut merupakan hasil dari usaha dan pendampingan yang dilakukan selama persiapan kompetisi.


“Alhamdulillah, pelaksanaan OMI tahun ini di MI Al Huda pada 9 September 2026 berjalan lancar. MI Nurrohman meraih juara 2 bidang IPAS atas nama Aylla Muazara Faiha,” ujar M. Huda dalam keterangannya.


M. Huda juga menyampaikan apresiasi kepada Aylla dan pembimbing yang telah mendukung persiapan hingga kompetisi tingkat kabupaten. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan akademik.


“Kami mengucapkan selamat kepada Aylla dan pembimbing. Dengan usaha dan ikhtiar yang dilakukan, Aylla berhasil meraih juara 2 tingkat kabupaten dan masuk mengikuti OMI tingkat provinsi,” kata M. Huda.


Selain Aylla, MI Nurrohman mengikutsertakan Mahfud dalam bidang Matematika. Mahfud meraih peringkat keempat sehingga tidak termasuk dalam daftar peserta yang berhak melanjutkan ke tingkat provinsi berdasarkan hasil yang tersedia.


M. Huda mengatakan peserta lain yang mengikuti kompetisi juga patut mendapatkan apresiasi. Menurut dia, pengalaman mengikuti OMI hingga tingkat kabupaten menjadi bagian dari proses pembelajaran peserta didik.


“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada peserta lainnya. Walaupun belum dapat masuk ke tingkat provinsi, setidaknya mereka telah berusaha dan sampai pada tingkat kabupaten,” ujar M. Huda.


Dia juga menyampaikan apresiasi kepada guru, pembimbing, operator, serta pihak yang mendampingi peserta selama pelaksanaan OMI. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bapak dan Ibu guru, pembimbing, operator, pengantar OMI, dan seluruh pihak yang telah membantu,” kata M. Huda.


Dalam daftar hasil OMI Kabupaten Pacitan 2026, bidang Matematika jenjang MI/SD menempatkan Nisa Zalfahira Athifa dari MI Al Huda Ploso sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Ahza Farzan Abbasy dari MI Muh. Baleharjo dan posisi ketiga diraih Afkar Fadhil Wibowo dari MIN 2 Pacitan.


Untuk jenjang MTs/SMP, Eki Rahmat Yuliansyah dari MTs Ma’arif Sudimoro menjadi juara pertama bidang Matematika. Sementara bidang IPA dimenangi Rista Noviasanti dari MTs Muh. 03 Ketro dan bidang IPS dimenangi Rizkya Azahra dari MTs Al-Anwar.


OMI tingkat Provinsi Jawa Timur dijadwalkan diawali uji coba pada 1–2 Oktober 2026. Pelaksanaan kompetisi dijadwalkan pada 5–6 Oktober 2026, sedangkan pengumuman hasil dijadwalkan pada 10 Oktober 2026.


Pembina Aylla, Dadang Setiyawan, tercatat sebagai pendamping dalam informasi yang diberikan MI Nurrohman. Namun, tidak terdapat pernyataan langsung Dadang dalam data yang tersedia sehingga keterangannya tidak ditulis sebagai kutipan untuk menjaga akurasi atribusi.


Keberhasilan Aylla melaju ke tingkat provinsi menjadi capaian MI Nurrohman dalam OMI 2026. Sekolah berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi peserta didik pada kompetisi berikutnya. (Rds).
 

×
Berita Terbaru Update