>
![]() |
| SEN Rapat di sekretariat kabinet RI 29/01/26 (Doc.SENIndonesia) |
Pacitansatu.com -Smart Export Nusantara (SEN) mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) pada Kamis, 29 Januari 2026, dalam rangka membahas penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, serta perindustrian nasional.
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut menjadi ruang dialog strategis antara perwakilan pelaku usaha dengan pemerintah pusat untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus peluang pengembangan UMKM ke pasar global. Dalam pertemuan itu, SEN memaparkan kondisi faktual yang dihadapi pelaku usaha, khususnya UMKM yang tengah berupaya memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional. Berbagai tantangan disampaikan, mulai dari keterbatasan akses informasi pasar global, kesiapan sumber daya manusia, hingga adaptasi terhadap standar dan regulasi perdagangan internasional. Selain tantangan, SEN juga menguraikan sejumlah hambatan struktural yang dinilai masih menghambat laju ekspor UMKM, seperti perizinan, pembiayaan, serta proses standardisasi produk. Diskusi berlangsung secara terbuka dan konstruktif, dengan penekanan pada pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem ekspor yang inklusif dan berkelanjutan. SEN menilai dukungan kebijakan yang tepat akan menjadi kunci agar UMKM tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi mampu bersaing di pasar global dengan produk bernilai tambah. Sekretaris Kabinet menerima berbagai masukan tersebut dan mencatat poin-poin strategis yang relevan dengan agenda penguatan ekonomi nasional berbasis UMKM dan industri dalam negeri. Pertemuan pada Kamis tersebut juga membahas peluang kolaborasi lintas kementerian dan lembaga guna mempercepat transformasi UMKM menuju pelaku usaha berorientasi ekspor. Perwakilan SEN, Sepri Situmeang, menyampaikan bahwa pertemuan dengan Seskab menjadi langkah penting untuk menjembatani aspirasi pelaku usaha dengan arah kebijakan pemerintah. “Semangat pagi Bapak dan Ibu. Smart Export Nusantara diberikan kesempatan dan waktu diterima oleh Sekretaris Kabinet. Kami membahas dan berdiskusi mengenai UMKM, perdagangan, dan perindustrian,” ujar Sepri Situmeang, Kamis (29/1/2026). Ia menjelaskan, dalam forum tersebut banyak hal yang disampaikan, baik terkait tantangan maupun hambatan yang selama ini dihadapi pelaku usaha di berbagai daerah. Menurut Sepri, dialog langsung dengan pemerintah pusat diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang aplikatif dan benar-benar menjawab kebutuhan UMKM. “Semoga hari ini dapat membantu dan mendukung pelaku usaha untuk Go Global,” tambahnya. Melalui pertemuan tersebut, SEN optimistis sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha akan semakin kuat, sehingga UMKM Indonesia mampu meningkatkan daya saing dan berperan lebih besar di pasar internasional. (af) |



