Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Deni Asy’ari di HPN 2026: Pers Harus Jadi Penggerak Perubahan

Senin, 09 Februari 2026 | Februari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-02-09T03:06:58Z
>

 

Deni Asy'ari, Mengucapkan selamat memperingati Hari Pers Nasional (9/2)


Era disrupsi digital menuntut pers Indonesia untuk terus bertransformasi tanpa kehilangan arah dan nilai dasar jurnalistik. Tantangan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.


Peringatan HPN 2026 menjadi ajang refleksi nasional bagi insan pers di tengah derasnya arus informasi dan perubahan teknologi yang memengaruhi pola konsumsi berita masyarakat.


Dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan ini menegaskan posisi strategis media dalam menjaga ketahanan sosial, ekonomi, dan demokrasi.


Tema tersebut sekaligus menegaskan komitmen pers nasional dalam melawan hoaks serta membangun ekosistem media yang profesional dan bertanggung jawab.


Di tengah momentum tersebut, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari, menyampaikan pesan khusus dalam rangka memperingati HPN 2026.


Pesan itu disampaikan melalui unggahan resmi yang ditujukan kepada publik dan komunitas pers di seluruh Indonesia.


Dalam pernyataannya, Deni menekankan bahwa peran pers tidak terbatas pada aktivitas pemberitaan rutin, tetapi mencakup tanggung jawab sosial yang lebih luas.


Ia menilai pers memiliki mandat moral untuk menjaga kebenaran serta menghadirkan informasi yang mencerahkan di tengah masyarakat.


Menurut Deni, peringatan Hari Pers Nasional harus dimaknai sebagai momentum merayakan kebebasan pers yang disertai dengan tanggung jawab etis.


Ia menegaskan bahwa kebebasan tersebut harus digunakan untuk mendorong kemajuan, bukan sekadar mengejar kecepatan atau popularitas.


Deni menyebut insan pers memiliki peran penting dalam membawa masyarakat keluar dari kejumudan dan keterbelakangan melalui informasi yang autentik.


Selain itu, media juga diharapkan mampu menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif yang relevan dengan kebutuhan publik.


“Berbicara tentang pers juga berbicara tentang perjuangan untuk menuju perubahan masyarakat,” ujar Deni dalam narasi video yang diunggah bertepatan dengan HPN 2026.


Ia menambahkan bahwa sejarah pers Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perjuangan panjang dalam membangun kesadaran dan kemandirian bangsa.


Dalam konteks era digital, Deni menilai tantangan pers semakin kompleks, terutama terkait penyebaran informasi palsu dan manipulatif.


Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme, verifikasi, dan integritas dalam setiap produk jurnalistik.


Menutup pesannya, Deni mengajak seluruh elemen media untuk bersama-sama membangun ekosistem pers yang sehat dan berkelanjutan.


Ia optimistis pers yang berintegritas akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan ekonomi yang berdaulat serta membangun bangsa Indonesia yang lebih kuat di masa depan. (af)

×
Berita Terbaru Update