Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Lazismu Perbaiki Teras Rumah Warga yang Roboh akibat Gempa Pacitan

Rabu, 11 Februari 2026 | Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T08:33:52Z
>

 

Pendistribusian material dilaksanakan pada hari Rabu 11 Pebruari 2026 oleh LAZISMU dan MDMC Pacitan. (Doc.lazismuPacitan)





PACITAN, Pacitansatu.com – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu Pacitan mulai memperbaiki teras rumah milik Sumarno yang roboh akibat gempa tektonik pada 6 Februari 2026. Distribusi material bangunan dilakukan pada Rabu (11/2/2026) di RT 02 RW 03, Lingkungan Kebon, Kelurahan Ploso, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Gempa yang mengguncang wilayah Pacitan menyebabkan bagian teras rumah tersebut ambruk setelah struktur penyangga tidak mampu menahan getaran. Kondisi itu dinilai membahayakan keselamatan penghuni karena teras merupakan akses utama keluar masuk rumah.

Berdasarkan asesmen lapangan MDMC Pacitan, kerusakan teras dikategorikan memerlukan penanganan segera. Rekomendasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan sebelum bantuan direalisasikan.

Ketua Lazismu Pacitan, Agus HP, mengatakan keputusan perbaikan diambil setelah melalui identifikasi kebutuhan dan verifikasi kondisi bangunan.

“Berdasarkan hasil asesmen dan rekomendasi MDMC Pacitan serta koordinasi dengan BPBD Pacitan, Lazismu melaksanakan perbaikan rumah Bapak Sumarno akibat gempa tektonik yang terjadi pada 6 Februari lalu,” ujar Agus, Rabu.

Ia menjelaskan, fokus perbaikan saat ini adalah membangun kembali teras rumah agar hunian tersebut kembali aman dan layak digunakan. Material seperti semen, pasir, batu bata, dan besi penyangga telah didistribusikan langsung ke lokasi dengan pendampingan relawan MDMC untuk memastikan kesesuaian teknis di lapangan.

Agus menambahkan, pendanaan program tersebut berasal dari infaq para muzakki yang dihimpun Lazismu dan disalurkan sesuai prinsip pentasyarufan yang transparan dan tepat sasaran.

“Dana yang digunakan oleh Lazismu berasal dari infaq yang diterima. Ini sebagai bentuk pentasyarufan dana infaq dari para muzakki,” katanya.

Menurut dia, meski nilai bantuan tidak besar, diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak. “Tidak besar, tetapi insyaallah bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan, Erwin Andriatmoko, mengapresiasi langkah cepat Muhammadiyah melalui MDMC dan Lazismu dalam membantu warga terdampak gempa.

“Menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Muhammadiyah, MDMC, dan Lazismu atas upaya dan prakarsa yang dilakukan untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana,” ujar Erwin.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan mempercepat proses rehabilitasi rumah warga serta membantu menjangkau kebutuhan yang mendesak di lapangan.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan, Farriman Isandi Siregar. “Kami menyambut gembira peran serta Muhammadiyah dalam hal ini Lazismu dan MDMC untuk membantu memperbaiki rumah yang terdampak bencana ini,” ujarnya.

Pengerjaan fisik dijadwalkan dimulai pada Kamis (12/2/2026) dengan tahap awal pembersihan puing-puing bangunan sebelum pembangunan ulang dilakukan. Relawan MDMC akan mendampingi proses tersebut agar konstruksi teras memiliki struktur lebih kuat dan aman jika terjadi gempa susulan.

Melalui langkah ini, MDMC dan Lazismu berharap rumah Sumarno segera kembali layak huni sehingga keluarga dapat beraktivitas dengan aman pascagempa yang mengguncang Pacitan. (af)

×
Berita Terbaru Update