>
![]() |
| Kegiatan ujian TKA MIM Candi Pringkuku dengan jumlah peserta 5 siswa (23/4/26). |
Pringkuku – Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SD/MI Tahun 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Candi digelar dengan jumlah peserta terbatas, yakni lima siswa, namun tetap berlangsung lancar selama dua hari, 22–23 April 2026.
Jumlah peserta yang relatif sedikit tidak mengurangi kualitas pelaksanaan ujian, bahkan memungkinkan pengawasan dan pendampingan dilakukan secara lebih optimal. Seluruh peserta merupakan siswa kelas akhir yang mengikuti TKA sebagai bagian dari pemetaan mutu pendidikan dan kesiapan akademik sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya. Kepala MIM Candi, Gofur, S.Pd.I, menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tetap mengedepankan kualitas, meskipun diikuti oleh jumlah peserta yang terbatas. Menurutnya, kondisi tersebut justru memberikan ruang bagi pendampingan yang lebih intensif terhadap setiap siswa selama proses ujian berlangsung. “Tes ini bukan hanya mengukur capaian akademik, tetapi juga melatih kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa. Alhamdulillah semua berjalan lancar berkat kerja sama panitia, guru, dan dukungan orang tua,” ujar Gofur. Pelaksanaan ujian tidak hanya diawasi oleh Pengawas Ruang, Agustina Wulandari, S.Pd, tetapi juga dipantau langsung oleh Pengawas Madrasah, Yani Parwono, S.Pd., M.Pd. Kehadiran pengawas madrasah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Dengan pengawasan berlapis, pelaksanaan TKA dinilai lebih terjamin dalam menjaga ketertiban, kejujuran, dan kedisiplinan siswa. Agustina Wulandari menyampaikan bahwa suasana ujian selama dua hari berlangsung kondusif dan seluruh peserta tampak siap mengikuti setiap sesi. Ia menilai kesiapan siswa tidak terlepas dari pembinaan guru serta dukungan lingkungan belajar yang baik di madrasah. Di sisi lain, pelaksanaan TKA tahun ini telah menggunakan sistem berbasis komputer sebagai bagian dari adaptasi teknologi dalam evaluasi pendidikan. Proktor Imron Prawito, S.Pd., M.M., memastikan seluruh aspek teknis, mulai dari server, jaringan, hingga perangkat siswa, berfungsi dengan optimal. Ia menyebut tidak terdapat kendala berarti selama pelaksanaan ujian berlangsung, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Pihak madrasah berharap hasil TKA Tahun 2026 ini dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran serta mendorong siswa untuk terus berprestasi di jenjang pendidikan berikutnya. (Rds) |



