Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

TKA SDN 2 Candi Dipantau Langsung, Pengawasan Berlapis Diterapkan

Selasa, 28 April 2026 | April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-28T06:09:42Z
>

 

Polsek, Koramil, guru dan siswa siswi SDN 2 Candi foto bersama 28/4/26.


Pacitansatu.com -Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang 3 di SD Negeri 2 Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, berlangsung ketat dan terstandar pada 27–28 April 2026. Ujian yang diikuti sembilan siswa ini diawasi secara daring dan luring untuk memastikan integritas pelaksanaan serta mencegah kecurangan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda nasional yang mengacu pada petunjuk teknis Kementerian, dengan sistem pengawasan berlapis. Seluruh peserta menjalani rangkaian tes sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dimulai dari materi akademik hingga survei penunjang.

Pada hari pertama, siswa mengerjakan soal Matematika yang kemudian dilanjutkan dengan survei karakter. Sementara pada hari kedua, peserta mengerjakan materi Bahasa Indonesia yang diakhiri dengan survei lingkungan belajar. Seluruh rangkaian berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Kepala SD Negeri 2 Candi, Nurul Hadi Mustofa, M.Pd, menegaskan bahwa pelaksanaan TKA mengikuti aturan yang berlaku secara nasional. “Pelaksanaan TKA merujuk pada petunjuk teknis dari kementerian dan diberlakukan sama di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tujuan utama TKA tingkat SD adalah mengukur capaian pembelajaran siswa secara objektif, terstandar, dan adil di akhir jenjang pendidikan dasar. Selain itu, hasil TKA digunakan untuk memetakan kemampuan akademik individu.

“TKA juga menjadi alat seleksi ke jenjang SMP, memvalidasi nilai rapor sekolah, serta membantu pemerintah menjaga mutu pendidikan tanpa menentukan kelulusan siswa,” kata Gus Mus sapaan akrabnya.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan dilakukan secara ketat melalui dua mekanisme. Secara daring, pengawasan dilakukan oleh pihak kementerian menggunakan sistem Zoom yang terhubung langsung dengan perangkat komputer peserta.

Setiap komputer dilengkapi kamera sehingga aktivitas siswa dapat dipantau secara real time. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan peluang terjadinya kecurangan selama ujian berlangsung.

Selain itu, pengawasan luring juga diterapkan dengan pembatasan ketat terhadap akses ruang ujian. Hanya teknisi dan pengawas yang diperbolehkan berada di dalam ruangan selama pelaksanaan berlangsung.

Pengawas yang bertugas pun menggunakan sistem silang, yakni berasal dari sekolah lain. Di SD Negeri 2 Candi, pengawasan dilakukan oleh Agus Ekanto, S.Pd dari SD Negeri Candi untuk menjaga objektivitas.

Kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Koordinator Wilayah Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Pringkuku, Asmuri, M.Pd dan Fatma SWA Agni, M.Pd. Kehadiran mereka memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur.

Camat Pringkuku, Widhi Kusumaningtyas, S.Sos., M.Si, juga hadir memberikan motivasi kepada siswa. Ia mendorong peserta untuk terus belajar dan tidak takut menghadapi kegagalan.

“Teruslah belajar agar meraih cita-cita dan menjadi anak yang sukses dunia dan akhirat. Jangan takut gagal karena kegagalan adalah langkah pertama menuju keberhasilan,” pesannya.

Dukungan juga datang dari unsur TNI dan Polri. Danramil Pringkuku, Gino, mengingatkan pentingnya disiplin melalui pelaksanaan upacara setiap hari Senin sebagai upaya menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.

Sementara itu, perwakilan Polsek Pringkuku melalui Bhabinkamtibmas Desa Candi, Joko, mengimbau siswa untuk terus rajin belajar menjelang pelaksanaan Ujian Sekolah yang akan berlangsung bulan depan.

Proktor TKA, Aji Syifa Burhanudin, menegaskan bahwa sekolah tidak memiliki kewenangan dalam penilaian hasil tes. Seluruh proses penilaian sepenuhnya menjadi tanggung jawab kementerian.

“Kami hanya menyediakan tempat dan melakukan pengawasan secara offline. Untuk hasil kemampuan peserta, kami masih menunggu dari pihak kementerian,” jelasnya.

Dengan pelaksanaan yang tertib dan pengawasan berlapis, TKA di SD Negeri 2 Candi diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan siswa sekaligus memperkuat sistem evaluasi pendidikan nasional yang berintegritas. (Rds)


×
Berita Terbaru Update