Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Kenalkan Bahaya Api, BA Aisyiyah Pringkuku Kunjungi Damkar

Selasa, 13 Oktober 2026 | Oktober 13, 2026 WIB Last Updated 2026-10-13T08:20:58Z
>

 

Bustanul Athfal (BA) Aisyiyah Pringkuku, mengikuti kegiatan outing class di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pacitan 13/10/26. Foto/BA Aisyiyah 






Pacitansatu.com – Sebanyak 48 siswa Bustanul Athfal (BA) Aisyiyah Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mengikuti kegiatan outing class di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pacitan, Selasa, 13 Oktober 2026. Dalam kunjungan tersebut, anak-anak dikenalkan dengan profesi pemadam kebakaran, peralatan keselamatan, bahaya api, hingga langkah dasar menghadapi situasi darurat.

Kegiatan yang diikuti dengan pendampingan guru dan wali murid ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas. Para siswa tidak hanya melihat langsung peralatan pemadam kebakaran, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri sejak usia dini.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Pacitan, Sugito S.Sos., M.M., menyambut rombongan dan memperkenalkan tugas petugas Damkar kepada anak-anak. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan pemadam kebakaran tidak sebatas memadamkan api, tetapi juga mencakup layanan penyelamatan, termasuk membantu menangani hewan liar yang masuk ke rumah atau pekarangan warga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan profesi dan peralatan Damkar secara menyenangkan, sekaligus memberikan edukasi penting bahwa api bukanlah permainan,” ujar Sugito.

Ia menekankan pentingnya mengenalkan bahaya kebakaran dengan cara yang sesuai usia anak. Menurutnya, pemahaman tersebut diharapkan membuat siswa lebih waspada dan mengetahui tindakan yang tepat ketika menemukan kondisi berbahaya.

“Kami berharap anak-anak paham cara mengenali situasi berbahaya dan tahu untuk segera meminta bantuan orang dewasa saat menghadapi kebakaran, bukannya mengambil tindakan berisiko sendiri,” katanya.

Dalam sesi pengenalan, petugas memperlihatkan alat pelindung diri (APD), seragam pemadam, serta sejumlah perlengkapan yang digunakan dalam operasi pemadaman dan penyelamatan. Anak-anak mendapatkan penjelasan sederhana mengenai fungsi masing-masing peralatan agar lebih mudah memahami pekerjaan petugas Damkar.

Keseruan berlanjut ketika para siswa diajak melihat mobil pemadam kebakaran dari dekat. Mereka juga mendapat kesempatan menaiki kendaraan tersebut dan mencoba menyemprotkan air menggunakan selang dengan pendampingan petugas.

Anak-anak tampak antusias saat merasakan semprotan air dari mobil pemadam. Pengalaman tersebut menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan petugas.

Selain mengenalkan perlengkapan, petugas memberikan pemahaman mengenai tindakan dasar ketika terjadi kebakaran. Anak-anak diingatkan agar tidak bermain api sembarangan serta segera mencari bantuan orang dewasa apabila menghadapi keadaan yang mengancam keselamatan.

Kepala BA Aisyiyah Pringkuku, Rita Zamzami, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada petugas Damkar Pacitan yang telah menerima kunjungan para siswa. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran rutin di sekolah.

“Alhamdulillah, kegiatan outing class ke Damkar Pacitan hari ini berjalan lancar dan sangat menyenangkan. Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar mengenal profesi pemadam kebakaran yang selalu siap membantu masyarakat,” ungkap Rita.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat membantu membentuk karakter anak, terutama dalam menumbuhkan keberanian, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Pembelajaran langsung, menurutnya, menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal pekerjaan dan tanggung jawab yang ada di tengah masyarakat.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Wali Murid, Wahyu Rusita Indraswari. Ia menyebut kegiatan di luar kelas memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pengalaman nyata yang tidak selalu bisa dihadirkan melalui pembelajaran di sekolah.

“Kami selaku wali murid sangat mendukung kegiatan outing class seperti ini. Anak-anak bisa belajar melalui pengalaman langsung. Terima kasih kepada BA Aisyiyah Pringkuku dan petugas Damkar Pacitan yang telah memberikan edukasi dengan ramah dan sabar,” tutur Wahyu.

Wahyu berharap kegiatan edukatif serupa dapat terus diselenggarakan dengan tema yang beragam. Menurutnya, kunjungan ke berbagai tempat dapat memperluas wawasan anak sekaligus mengenalkan pengetahuan praktis yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama siswa, guru, wali murid, dan petugas Damkar Kabupaten Pacitan. Melalui kunjungan ini, BA Aisyiyah Pringkuku berharap anak-anak semakin mengenal lingkungan sekitar, memahami bahaya api, dan memiliki bekal pengetahuan dasar untuk menjaga keselamatan diri. (Hs). 


×
Berita Terbaru Update