Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

MGMP PAI Pacitan Fokus Tingkatkan Kemampuan Guru Baca Al-Qur’an

Rabu, 14 Oktober 2026 | Oktober 14, 2026 WIB Last Updated 2026-10-14T04:59:44Z
>

 

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP Kabupaten Pacitan menggelar kegiatan pengembangan kompetensi guru di SMP Negeri 2 Pacitan 14/10/26. Foto/ Ulya












Pacitansatu.com – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP Kabupaten Pacitan menggelar kegiatan pengembangan kompetensi guru di SMP Negeri 2 Pacitan, Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini menyoroti pentingnya kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dan fasih sebagai bagian dari peningkatan profesionalisme guru PAI.


Kegiatan tersebut diikuti para guru PAI dari berbagai SMP di Kabupaten Pacitan. Selain meningkatkan kompetensi keagamaan, forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antarguru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.


Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Abdul Hamid Aminudin, hadir sebagai pemateri utama. Dalam pembinaannya, ia menekankan bahwa guru PAI perlu memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar agar dapat menjalankan tugas pendidikan secara optimal.


Menurutnya, penguasaan bacaan Al-Qur’an menjadi salah satu kompetensi penting bagi guru PAI. Kemampuan tersebut juga berkaitan dengan tanggung jawab pendidik dalam menyampaikan materi keagamaan secara tepat kepada peserta didik.


Penguatan kompetensi membaca Al-Qur’an tersebut sejalan dengan program Peningkatan Kompetensi dan Keprofesian Berkelanjutan Guru Pendidikan Agama Islam (PPKB GPAI). Program ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kemampuan profesional guru, termasuk dalam aspek pembelajaran Al-Qur’an.


Abdul Hamid Aminudin juga menyoroti peran strategis guru PAI dalam membentuk karakter dan akhlak siswa. Menurutnya, pembelajaran agama tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga perlu mendorong penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.


Di tengah perkembangan dunia pendidikan, guru PAI juga dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan kurikulum dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Penyesuaian metode mengajar diperlukan agar proses belajar lebih relevan dengan kebutuhan siswa tanpa mengesampingkan nilai-nilai agama.


Pengawas PAI Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Kun Winarni, turut memberikan pembinaan dan evaluasi terkait pelaksanaan pembelajaran PAI di sekolah. Ia mendorong para guru untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran melalui pendekatan yang inovatif, kreatif, dan menyenangkan.


Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi para pendidik untuk mengenali tantangan pembelajaran sekaligus mencari pendekatan yang lebih efektif. Dengan demikian, pembelajaran PAI diharapkan semakin menarik dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa di kelas.


Ketua MGMP PAI Kabupaten Pacitan, Nurul Huda, menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan forum tersebut sebagai wadah pengembangan kompetensi dan kolaborasi guru.


“MGMP ini adalah rumah kita bersama. Mari kita jadikan forum ini untuk saling menguatkan, saling berbagi ilmu, agar mutu PAI di Kabupaten Pacitan semakin meningkat,” ujar Nurul Huda.


Sementara itu, Ririn Hasbianti, salah satu guru PAI yang mengikuti kegiatan tersebut, mengapresiasi materi dan pembinaan yang diberikan. Ia menilai kegiatan MGMP memberikan tambahan pengetahuan yang sesuai dengan tantangan pembelajaran di sekolah.


“Alhamdulillah, kegiatan MGMP hari ini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan banyak pencerahan dan ilmu baru dari Kasi PAIS dan Ibu Pengawas. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan kami di kelas,” tutur Ririn.


Ia berharap kegiatan pengembangan kompetensi guru dapat terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, kesinambungan kegiatan semacam ini penting untuk menjaga profesionalisme sekaligus memperkuat kekompakan guru PAI di Kabupaten Pacitan.


Dari SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pringkuku, guru PAI Ulya Nur Izzatun Ni'mah turut menghadiri kegiatan tersebut. Partisipasi ini menjadi bagian dari keterlibatan pendidik dalam forum peningkatan kompetensi guru PAI di tingkat kabupaten.


Melalui kegiatan ini, MGMP PAI Kabupaten Pacitan diharapkan dapat memperkuat kualitas tenaga pendidik, terutama dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, pengembangan metode pembelajaran, dan pembinaan karakter siswa.


Peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pendidikan agama yang berkualitas. Upaya tersebut membutuhkan komitmen berkelanjutan dari para guru, sekolah, pengawas, dan pemangku kepentingan agar pembelajaran PAI mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi perkembangan zaman. (Hs). 

×
Berita Terbaru Update