Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Pacitan Sulap Jalur Pesisir Jadi Arena Lari Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | Oktober 31, 2026 WIB Last Updated 2026-10-31T00:28:27Z
>

 

Peluncuran jersey untuk masing-masing kategori Nyaman Jiwo Beachrun 2026. Ajang lari lintas alam yang dijadwalkan pada 20 Desember 2026. Foto/ Pemkab. Pacitan









Pacitansatu.com – Kabupaten Pacitan mulai membidik pasar wisata olahraga melalui penyelenggaraan Nyaman Jiwo Beachrun 2026. Ajang lari lintas alam yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2026 itu menargetkan 1.000 peserta dengan menawarkan pengalaman berlari melintasi kawasan pesisir dan sejumlah destinasi wisata unggulan.

Kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah. Melalui konsep coastal running experience, peserta akan diajak menyusuri jalur pantai, medan berpasir, kawasan permukiman warga, hingga menikmati panorama alam pesisir Pacitan.

Peluncuran Nyaman Jiwo Beachrun 2026 berlangsung di Pendopo Kabupaten Pacitan, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, serta komunitas pelari.

Event Director Nyaman Jiwo Beachrun, Ingga Swardana, mengatakan penyelenggaraan kegiatan tersebut memiliki misi memperkenalkan potensi wisata Pacitan melalui pendekatan olahraga. Menurut dia, karakter lintasan yang disiapkan menjadi pembeda dibandingkan perlombaan lari pada umumnya.

"Kami ingin memperkenalkan Pacitan, terutama potensi wisatanya, melalui perspektif olahraga lari. Meskipun termasuk trail running, Nyaman Jiwo Beachrun memiliki konsep yang berbeda," ujar Ingga seusai peluncuran.

Panitia menyiapkan empat kategori untuk menjangkau peserta dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan berbeda. Kategori tersebut meliputi 21 kilometer (21K), 12 kilometer (12K), 7 kilometer (7K), serta Family Run 2K.

Kategori 21K akan dimulai dari Pantai Nyawiji, sedangkan peserta 12K mengambil titik keberangkatan di Pantai Karangbolong. Untuk kategori 7K, panitia menetapkan kawasan Race Central di Pantai Srau sebagai lokasi start sekaligus finis.

Adapun Family Run 2K menjadi kategori yang diperkenalkan untuk memberikan kesempatan kepada keluarga mengikuti kegiatan tersebut. Format ini dirancang berbeda dari kompetisi trail running karena lebih mengutamakan partisipasi bersama daripada pencapaian waktu tempuh.

Race Director Nyaman Jiwo Beachrun, Aditya Aji Armanta, menjelaskan kategori Family Run menggunakan konsep pairing atau pasangan antara orang tua dan anak.

"Family Run 2K dirancang khusus agar orang tua dan anak dapat menikmati kegiatan berlari bersama. Konsep pairing ini menjadi salah satu pembeda dari format trail run pada umumnya," kata Aditya.

Pengembangan wisata olahraga atau sport tourism menjadi salah satu agenda yang ingin didorong melalui kegiatan tersebut. Pacitan memiliki bentang alam pesisir yang dinilai dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan aktivitas wisata berbasis olahraga luar ruang.

Target kehadiran 1.000 pelari juga membuka peluang bagi sektor ekonomi masyarakat. Kedatangan peserta dari berbagai daerah bersama keluarga maupun pendamping berpotensi meningkatkan permintaan terhadap penginapan, kuliner, transportasi, dan berbagai layanan wisata lainnya.

Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan penyelenggaraan yang memadai. Pengamanan jalur, kesiapan fasilitas, pengaturan aktivitas masyarakat, serta pengelolaan sampah menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar kegiatan olahraga tidak mengganggu lingkungan pesisir.

Daya tarik panorama Pacitan turut menarik perhatian atlet ultra trail Indonesia, Rahmat Septianto, yang dikenal dengan julukan Monster of Endurance atau Mas Jon. Ia memastikan diri mengikuti Nyaman Jiwo Beachrun 2026 setelah tertarik dengan karakter alam yang ditawarkan kawasan tersebut.

"Panorama alam Pacitan memiliki daya tarik luar biasa. Pemandangan tersebut menjadi alasan saya tertarik untuk bergabung dalam kegiatan ini," ungkap Rahmat.

Keikutsertaan atlet tersebut diharapkan menambah perhatian komunitas lari terhadap potensi lintasan alam Pacitan. Selain menjadi tantangan bagi pelari, karakter jalur pesisir juga menawarkan pengalaman berbeda melalui perpaduan medan, pantai, dan lingkungan alam.

Peluncuran jersey untuk masing-masing kategori menjadi bagian dari rangkaian pengenalan Nyaman Jiwo Beachrun 2026 kepada masyarakat. Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjangkau atlet, komunitas lari, keluarga, hingga masyarakat umum yang tertarik pada olahraga dan wisata alam.

Dengan target 1.000 peserta, penyelenggaraan pada 20 Desember 2026 akan menjadi salah satu momentum pengembangan pariwisata berbasis olahraga di Pacitan. Tantangannya bukan hanya menarik kedatangan pelari, tetapi juga memastikan kegiatan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan keamanan peserta dan kelestarian kawasan pesisir. (Rds). 

×
Berita Terbaru Update