Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Karang Taruna Pacitan Bidik Lima Agenda Strategis

Senin, 26 Oktober 2026 | Oktober 26, 2026 WIB Last Updated 2026-10-26T12:41:12Z
>

Pengukuhan pengurus Karang Taruna Kabupaten Pacitan masa bakti 2026–2031 di Auditorium Museum dan Galeri Seni SBY-Ani, Pacitan 26/10/26. Foto/ dok. Karang taruna kabupaten Pacitan







Pacitansatu.com – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mendorong pengurus Karang Taruna Kabupaten Pacitan masa bakti 2026–2031 berani menciptakan terobosan untuk menjawab persoalan sosial masyarakat. Pesan itu disampaikan saat pengukuhan pengurus di Auditorium Museum dan Galeri Seni SBY-Ani, Pacitan, Senin, 26 Oktober 2026, dengan menekankan pentingnya kekompakan, kenyamanan berorganisasi, dan keberanian mencoba gagasan baru.

Bupati yang akrab disapa Mas Aji itu mengingatkan bahwa inovasi tidak harus selalu dimulai dari langkah besar. Menurut dia, pengurus perlu memiliki keberanian untuk mencoba hal baru, mengevaluasi kekurangan, dan belajar dari proses selama tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain.

“Mbok ya jangan takut berbuat salah, cobalah hal baru, asal tidak merugikan orang lain,” ujar Indrata saat memberikan arahan dalam acara pengukuhan.

Selain mendorong inovasi, Indrata menyoroti pentingnya membangun suasana organisasi yang menyenangkan. Ia berharap para pengurus dapat bekerja secara kompak tanpa menjadikan tanggung jawab sosial sebagai beban yang menghambat kreativitas.

“Saya yakin kita bisa sejalan dan lebih kompak karena nyaman menjadi bagian dari Karang Taruna. Jadi, jalankan se-enjoy dan senyaman mungkin,” katanya.

Pesan tersebut menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk membuktikan bahwa organisasi kepemudaan mampu mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Tidak hanya menyelenggarakan kegiatan, Karang Taruna diharapkan mampu menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan hasil yang dapat dirasakan secara langsung.

Kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Pacitan periode 2026–2031 disahkan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna Nomor 140/Int/KEP/PNKT/VIII/2026. Mulyadi, M.Pd., dipercaya sebagai ketua umum untuk memimpin pelaksanaan program organisasi selama lima tahun mendatang.

Dalam struktur kepengurusan, Baginda Rahadian Pratama, S.Kom., menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna. Sementara itu, posisi wakil ketua diisi Aditya Prihantara, M.Kom., Eko Kurniawan, M.Pd., Andi Dwi Pranoto, S.Pd., dan Tian Dwi Widodo, S.Pd., masing-masing sebagai Wakil Ketua I hingga IV.

Adapun jabatan sekretaris dipercayakan kepada Wayan Diana, S.Pd., M.M., sedangkan Agus Tri Widodo, S.Pd., menjabat bendahara. Susunan ini menjadi perangkat organisasi untuk mengoordinasikan kegiatan, mengelola administrasi, dan mendukung pelaksanaan program di berbagai bidang.

Mulyadi menegaskan, pengukuhan tersebut bukan sekadar agenda formal untuk menandai dimulainya masa bakti baru. Ia menyebut kepercayaan yang diberikan kepada pengurus harus diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Pacitan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar penanda dimulainya masa bakti baru, melainkan amanah organisasi yang harus diwujudkan melalui kerja nyata demi memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mulyadi.

Karang Taruna Pacitan mengusung semangat “Bergerak bersama, berkarya nyata, berdampak untuk masyarakat” sebagai landasan pelaksanaan program periode 2026–2031. Untuk mewujudkannya, organisasi menetapkan lima fokus utama, mulai dari penguatan kelembagaan dan kaderisasi hingga pengembangan ekonomi produktif pemuda.

Bidang kewirausahaan menjadi salah satu perhatian melalui upaya mendorong kegiatan ekonomi produktif. Pengembangan ini diharapkan membuka ruang bagi pemuda untuk mengasah keterampilan, membangun inisiatif usaha, dan mengambil bagian dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Fokus lainnya meliputi peningkatan kapasitas, kreativitas, dan literasi digital. Penguatan kemampuan tersebut menjadi bekal bagi pemuda untuk mengikuti perkembangan teknologi, menghasilkan gagasan baru, serta mengembangkan kegiatan yang relevan dengan tantangan di lingkungan masing-masing.

Karang Taruna juga menempatkan gerakan sosial, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari agenda organisasi. Sementara itu, kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat keterlibatan pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan peran pemuda Pacitan tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, tetapi berkembang menjadi program pemberdayaan yang selaras dengan arah pembangunan daerah serta menjawab langsung kebutuhan masyarakat,” kata Mulyadi.

Untuk menjalankan agenda tersebut, Karang Taruna akan memperluas koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, serta masyarakat. Penguatan organisasi juga direncanakan menjangkau tingkat desa dan kelurahan agar kegiatan tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten.

Dengan lima agenda tersebut, kepengurusan baru dihadapkan pada pekerjaan untuk menerjemahkan komitmen menjadi program yang terarah dan berkelanjutan. Ukuran keberhasilannya bukan semata-mata kekompakan pengurus, melainkan kemampuan Karang Taruna memperluas partisipasi pemuda dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Pacitan. (Rds). 

 

×
Berita Terbaru Update