>
PACITAN – Geliat pelestarian budaya mewarnai peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281 di SMP Negeri 1 Tegalombo (Spensata). Sekolah yang terletak di wilayah Utara Pacitan ini menghelat aksi budaya bertajuk SAKTI KEMUNING, akronim dari Seni Aktualisasi Kreasi Batik Kemuning.
Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan wujud nyata aktualisasi seni dengan membatik massal. Ratusan peserta, mulai dari siswa, guru, hingga staf tata usaha, tampak antusias menggoreskan malam di atas kain mori.
Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, S.STP. Ia didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP Fandi Normansyah, S.Pd., M.M., serta jajaran Muspika yang diwakili Camat Tegalombo Edi Wasana, S.Sos dan Koordinator Pengawas sekolah setempat. Para pejabat ini pun tak canggung membaur, ikut serta dalam prosesi nyanting bersama warga sekolah.
Yang menjadi sorotan utama dalam gelaran SAKTI KEMUNING ini adalah motif yang diangkat. Kepala SMPN 1 Tegalombo, Subroto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa motif "Batik Kemuning" adalah identitas orisinal sekolah.
"Pola batik kemuning ini sengaja kami ciptakan dengan filosofi geografis, mengingat SMPN 1 Tegalombo berada di Desa Kemuning," ujar Subroto. Ia menegaskan keseriusan pihak sekolah dengan memproses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) motif tersebut ke pemerintah agar memiliki legalitas yang kuat.
Kepala Dindik Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Spensata melalui program SAKTI KEMUNING ini. Di sela-sela meninjau kegiatan, Khemal menekankan agar kegiatan ini menjadi habituasi atau pembiasaan positif bagi anak didik, bukan sekadar event tahunan.
"Harapan saya, ini bisa dijadikan wadah oleh sekolah untuk melakukan pengembangan usaha pelestarian budaya sekaligus melatih murid berwirausaha," tegas mantan Camat Sudimoro itu.
Lebih jauh, ia berharap pamor Batik Kemuning bisa naik kelas. "Semoga batik karya siswa ini dilirik pihak luar, dibeli masyarakat umum, atau digunakan untuk seragam dan baju pribadi," pungkasnya. (BSU)


