Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Dari Fitrah Menuju Ukhuwah, ISIMU Pacitan Kobarkan Semangat Pengabdian Demi Masa Depan Pendidikan

Jumat, 03 April 2026 | April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T06:51:59Z
>

 

Foto bersama ketua PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Kabupaten Pacitan Suprayitno Ahmad bersama jajaran manajemen Kampus ISIMU 3/4/26. 





Pacitansatu.com -Kegiatan halal bihalal keluarga besar dosen dan karyawan Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan digelar sebagai momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi internal. Acara tersebut mengusung tema “Dari Fitrah Menuju Ukhuwah, Menguatkan Sinergi dan Langkah Strategis Bersama”.

Kegiatan ini berlangsung pada 3/4/26 di lingkungan kampus ISIMU Pacitan dengan dihadiri berbagai tokoh penting dari Muhammadiyah dan akademisi. Suasana penuh kehangatan tampak mewarnai pertemuan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Badan Pembina Harian (BPH) ISIMU, Prof. Sardjito, MT, PhD, IPM yang juga merupakan guru besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kehadiran tokoh nasional ini menjadi penguat semangat bagi seluruh civitas akademika.

Selain itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, dr. Zainul Muslimin, juga hadir memberikan dukungan terhadap pengembangan ISIMU Pacitan. Sejumlah tokoh lain dari UMS, termasuk Prof. Muhtadi, turut mengikuti kegiatan tersebut.

Acara juga dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pacitan, Suprayitno Ahmad, M.Pd.I, bersama sejumlah tokoh lain seperti Munib Siroj, M.Si, dan Ediyanto, M.Pd.I, MH yang turut memberikan kontribusi pemikiran.

Dalam sambutannya, Prof. Sardjito menegaskan bahwa pengembangan ISIMU memerlukan perjuangan besar dari seluruh elemen kampus. Ia menyebut, keberhasilan membangun universitas tidak dapat dicapai tanpa dukungan kolektif.

“ISIMU membutuhkan perjuangan yang besar untuk berkembang menjadi universitas. Diperlukan dukungan penuh dari seluruh keluarga besar ISIMU,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga mengajak para dosen untuk mengikhlaskan perjuangan mereka dengan dukungan keluarga di rumah. Menurutnya, pengabdian di dunia pendidikan membutuhkan kesabaran dan komitmen yang tinggi.

Lebih lanjut, Prof. Sardjito menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana serta kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen. Hal tersebut dinilai sebagai kunci dalam meningkatkan daya saing institusi.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap berhemat dan bekerja keras dalam membesarkan ISIMU. “Perlu mengencangkan ikat pinggang dalam berjuang agar tujuan besar dapat tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Ustad Agus Triono, M.Si dari UMS. Dalam ceramahnya, ia menekankan nilai-nilai keikhlasan sebagai kader Muhammadiyah.

Ia mengingatkan bahwa kader Muhammadiyah harus mampu menghidupkan organisasi, bukan sekadar mencari keuntungan pribadi. Sikap tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam berorganisasi.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh peserta untuk menghindari sikap mengeluh, iri hati, serta menumbuhkan sifat dermawan. Menurutnya, nilai kelapangan hati menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan.

Dalam tausiah tersebut, Ustad Agus juga menyoroti pentingnya masjid kampus sebagai pusat syiar dakwah. Ia berharap Masjid ISIMU dapat menjadi motor penggerak dalam memajukan institusi.

Sementara itu, Dosen ISIMU Pacitan, Nurul Hadi Mustofa, menjelaskan bahwa kegiatan halal bihalal merupakan agenda rutin tahunan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar dosen dan karyawan.

“Halal bihalal ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan keluarga besar ISIMU Pacitan,” ujarnya dalam keterangan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua PDM Pacitan, Suprayitno Ahmad. Doa tersebut menjadi penutup yang khidmat dalam seluruh rangkaian acara.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan pelaksanaan salat Jumat bersama di Masjid Abdurrahman Soleh Al Tsunayan, ISIMU Pacitan. Momen tersebut semakin mempererat hubungan antar peserta dalam suasana kekeluargaan. (af)


×
Berita Terbaru Update