Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Langkah Sunyi Para Pendidik, Menguatkan Madrasah sebagai Harapan Masyarakat Pacitan

Rabu, 08 April 2026 | April 08, 2026 WIB Last Updated 2026-04-08T02:57:47Z
>

 

Pertemuan para guru MI Madrasah Ibtidaiyah (MI), Raudhatul Athfal (RA), dan Bustanul Athfal (BA) mengikuti kegiatan pembinaan dan silaturahmi di Balai Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Rabu (08/04/26)


PACITAN – Ratusan pendidik Madrasah Ibtidaiyah (MI), Raudhatul Athfal (RA), dan Bustanul Athfal (BA) mengikuti kegiatan pembinaan dan silaturahmi di Balai Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Bambang Hadi S., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Wisnu Bowo, serta unsur pengawas dan pemerintah desa setempat.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Ketua panitia, Suyanto, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dan tamu undangan yang dinilai memperkuat kolaborasi lintas sektor pendidikan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi madrasah di tengah masyarakat.

“Kehadiran Bapak dan Ibu Pengawas, Kepala Desa Jatigunung, serta pimpinan Kemenag hari ini adalah bukti nyata sinergi antara birokrasi, pemerintah desa, dan pendidik. Madrasah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat,” ujar Suyanto.

Kepala Desa Jatigunung, Mislan, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan pendidikan madrasah di wilayahnya.

Ia menilai madrasah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Dalam sesi pembinaan, Bambang Hadi S. menekankan pentingnya profesionalisme guru sebagai fondasi utama kemajuan pendidikan madrasah.

“Madrasah yang berkualitas lahir dari guru yang profesional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan para pendidik agar mereka dapat menjalankan tugas dengan tenang dan optimal,” kata Bambang.

Ia juga menyoroti pentingnya publikasi prestasi madrasah agar masyarakat semakin percaya terhadap kualitas pendidikan yang diberikan.

“Guru madrasah sering kali bekerja dalam senyap. Karena itu, setiap capaian perlu disampaikan kepada publik agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma), Wisnu Bowo, mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan dan meningkatkan kompetensi sebagai upaya menjaga citra lembaga.

“Kedisiplinan dan kompetensi adalah kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Guru harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Wisnu.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pengawas RA, BA Aisyiyah, MI, serta pengawas MTs dari Kecamatan Tulakan dan Kecamatan Kebonagung.

Kehadiran para pengawas tersebut memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap peningkatan mutu pendidikan di masing-masing lembaga.

Rangkaian acara berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dan ditutup dengan kegiatan Halal Bihalal.
Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara jajaran Kementerian Agama, pemerintah desa, pengawas, dan para guru.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan mampu memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Pacitan.

Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang berkarakter melalui pendidikan berbasis nilai dan profesionalisme. 

Penulis : Anis 
Editor : Ahyar Fauzan 

×
Berita Terbaru Update