Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Mahasiswa UNJ Petakan Potensi Lima Desa

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T03:36:23Z
>

 

Foto bersama selesai Pembukaan
PKL SOSEKTA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA, di Desa Pringkuku Kecamatan Pringkuku 2/6/26.







Pacitansatu.com – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) resmi memulai kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) SOSEKTA 2026 melalui upacara pembukaan yang digelar di Dusun Gondang, Desa Pringkuku, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 5 Juni 2026 tersebut difokuskan pada penelitian lapangan di bidang ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan pada lima desa di Kecamatan Pringkuku.


PKL SOSEKTA 2026 menjadi bagian dari pembelajaran berbasis lapangan yang bertujuan memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memetakan berbagai potensi serta tantangan pembangunan wilayah secara langsung di tengah masyarakat.


Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dosen Pendidikan Geografi UNJ, Lona Syafana Pasya, S.Sos., M.Si., dan Hikari Dwi Saputro, M.Pd. Sementara pelaksanaan di lapangan dikoordinasikan oleh Ketua Regu PKL SOSEKTA 2026, Teuku Adam.


Selama lima hari pelaksanaan, mahasiswa akan melakukan observasi, wawancara, pengumpulan data, serta pemetaan wilayah di lima desa sasaran, yakni Desa Pringkuku, Desa Sobo, Desa Ngadirejan, Desa Candi, dan Desa Jlubang.


Fokus penelitian yang dilakukan mencakup berbagai aspek pembangunan masyarakat. Pada sektor ekonomi, mahasiswa akan mengkaji perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), aktivitas pertanian, peternakan, serta perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.


Selain itu, penelitian juga diarahkan untuk melihat kontribusi sektor ekonomi lokal terhadap kesejahteraan masyarakat desa, termasuk berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha maupun kelompok produktif di wilayah tersebut.


Di bidang sosial budaya, mahasiswa akan mempelajari dinamika kehidupan masyarakat, pola interaksi sosial, serta peran perempuan dalam aktivitas ekonomi dan pembangunan desa. Kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kontribusi kelompok perempuan dalam mendukung ketahanan keluarga dan pembangunan masyarakat.


Dosen pembimbing PKL SOSEKTA 2026, Lona Syafana Pasya, mengatakan kegiatan lapangan menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memahami kondisi masyarakat secara lebih komprehensif melalui pendekatan ilmiah dan pengamatan langsung.


"Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kuliah, tetapi juga memahami realitas sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkembang di masyarakat. Pengalaman lapangan ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Regu PKL SOSEKTA 2026, Teuku Adam, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah dibekali metode penelitian lapangan guna memastikan data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.


"Kami akan melakukan pengumpulan data secara sistematis melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi lapangan. Hasilnya akan menjadi bahan kajian akademik yang menggambarkan kondisi wilayah secara aktual," kata Teuku.


Pada aspek lingkungan, mahasiswa akan melakukan kajian mengenai kondisi geografis wilayah, pemetaan potensi sumber daya, serta faktor-faktor yang berkaitan dengan kebencanaan. Kajian ini dinilai penting mengingat karakteristik wilayah Pacitan yang memiliki keragaman bentang alam dan potensi risiko bencana tertentu.


Selain kebencanaan, sektor pariwisata juga menjadi salah satu fokus penelitian. Mahasiswa akan mengidentifikasi potensi wisata yang dimiliki masing-masing desa serta peluang pengembangannya sebagai bagian dari upaya peningkatan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.


Kegiatan pemetaan yang dilakukan tidak hanya bertujuan menghasilkan data spasial wilayah, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa Pendidikan Geografi untuk mengaplikasikan kemampuan analisis keruangan dalam konteks pembangunan desa. Hasil pemetaan tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai persebaran potensi dan karakteristik wilayah di Kecamatan Pringkuku.


Melalui PKL SOSEKTA 2026, Universitas Negeri Jakarta berupaya memperkuat keterampilan akademik mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya kajian yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan wilayah. Program ini juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam memahami berbagai persoalan serta potensi pembangunan yang dimiliki desa.


Data dan temuan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung selanjutnya akan diolah menjadi laporan akademik sebagai bagian dari proses pembelajaran Pendidikan Geografi. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi ilmiah yang mendukung pemahaman mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat di Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. (Rds)


×
Berita Terbaru Update