Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

MPK SDI PDM Pacitan Antarkan Kader Terbaik Raih Beasiswa Penuh di Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Sabtu, 27 Juni 2026 | Juni 27, 2026 WIB Last Updated 2026-06-27T09:15:14Z
>

Ketua Majelis Kader (Fatkudin), Kepala LPMB UMPO (Zulkarnain) dan Koordinator Program (Hadi Sovi'in) berfoto bersama calon Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Jalur Aspirasi


PacitanSatu.com.Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pacitan kembali mengantarkan kader-kader terbaiknya untuk memperoleh beasiswa penuh di Universitas Muhammadiyah Ponorogo melalui program KIP Kuliah Usulan Masyarakat (Jalur Aspirasi). Kerja sama antara MPK SDI PDM Pacitan dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo ini dilakukan sebagai upaya menyiapkan kader-kader berkualitas yang selama ini masih terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Ketua MPK SDI PDM Pacitan, Fatkudin, S.Pd., menegaskan bahwa kualitas dan kuantitas kader di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Pacitan mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, diperlukan berbagai terobosan agar tidak terjadi degradasi kader pada masa mendatang. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Ponorogo untuk memfasilitasi kader-kader terbaik yang belum dapat melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi.

"Kami berupaya agar anak-anak kami memperoleh beasiswa penuh. Bahkan, nantinya juga diusahakan mendapatkan uang saku, dan jika diperlukan kami akan mengupayakan fasilitas asrama apabila mereka masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup selama menempuh pendidikan di Ponorogo. Kami memilih bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Ponorogo karena kampus tersebut menyediakan kuota KIP Kuliah Usulan Masyarakat atau Jalur Aspirasi. Jalur ini dapat mengakomodasi kader kami yang tidak memenuhi kriteria KIP Kuliah reguler karena berada di luar kategori desil 1 sampai 4. Alhamdulillah, anak-anak kami dapat diterima melalui jalur tersebut," ujar Fatkudin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah 148 Pacitan.

Program ini bukan kali pertama dijalankan. Pada tahun 2025, MPK SDI PDM Pacitan juga berhasil mengantarkan sedikitnya 25 mahasiswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Pacitan untuk memperoleh beasiswa penuh melalui jalur yang sama.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru (LPMB) Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Zulkarnain Ashyahifa, S.Pd., M.Hum., membenarkan adanya kerja sama tersebut. Menurutnya, hubungan baik yang telah terjalin selama ini menjadi dasar komitmen kampus dalam mendukung kader-kader Muhammadiyah.

"Kami sudah lama menjalin kerja sama dengan Mas Udin (Fatkudin). Kebetulan kami juga sama-sama mengemban amanah di bidang MPK SDI Muhammadiyah. Karena itu, ketika beliau mengajukan kuota mahasiswa, berapa pun akan kami usahakan. Insyaallah, apabila tidak dapat terakomodasi melalui KIP Kuliah, kami akan berupaya menyediakan skema beasiswa lain. Yang terpenting, kader rekomendasi dari Mas Udin dapat menempuh pendidikan dengan nyaman di Universitas Muhammadiyah Ponorogo," ungkapnya.

Koordinator Bidang Pengkaderan MPK SDI PDM Pacitan sekaligus penanggung jawab program, Hadi Soviin, S.Pd.I., menambahkan bahwa selama program KIP Kuliah Usulan Masyarakat masih tersedia, MPK SDI akan terus mendorong keberlanjutan kerja sama dengan berbagai pihak. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah sekaligus kualitas sumber daya insani Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Pacitan.

Melalui program ini, MPK SDI PDM Pacitan menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader-kader unggul melalui akses pendidikan tinggi yang lebih luas. Diharapkan, semakin banyak kader Muhammadiyah yang mampu melanjutkan studi tanpa terkendala biaya sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Persyarikatan, masyarakat, dan bangsa.

×
Berita Terbaru Update