Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Seminar Nasional di Pacitan Dorong Guru PAI Lebih Profesional dan Inovatif

Selasa, 14 April 2026 | April 14, 2026 WIB Last Updated 2026-04-14T04:26:05Z
>

 

Pembukaan Seminar Nasional dan Halal Bihalal di gedung sekretariat PGRI Kabupaten Pacitan 14/4/26. (Doc. Sovi'in)


PACITAN – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Pacitan menggelar Seminar Nasional dan Halal Bihalal bertema “Guru Pendidikan Agama Islam Profesional dan Transformatif dalam Perspektif Akademisi dan Praktisi.” Kegiatan ini berlangsung khidmat dan edukatif, diikuti ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai jenjang pendidikan.

Acara diselenggarakan pada Selasa, 14 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Gedung Sekretariat Persatuan Guru Republik Indonesia, Jalan Cut Nyak Dien, sebelah utara STKIP PGRI Ploso, Pacitan. Seminar ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan kompetensi profesional guru PAI.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Hadi Sovi’in, S.Pd.I., Kepala SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku. Lantunan ayat suci tersebut menghadirkan suasana religius dan khidmat sebagai pembuka acara.

Ketua AGPAII Kabupaten Pacitan, Muh. Isa Anshori, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru PAI. “Seminar ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kompetensi, integritas, dan peran transformatif guru PAI dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa guru PAI memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. “Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” kata Isa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, S.STP., turut memberikan sambutan sekaligus pembinaan kepada para guru PAI. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pendidik dalam menghadapi perkembangan zaman. “Guru PAI harus adaptif, inovatif, dan profesional agar mampu mencetak generasi berakhlak mulia dan berdaya saing,” ungkapnya.

Menurutnya, peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan. “Kami mendukung penuh kegiatan yang mendorong peningkatan kompetensi dan integritas guru dalam mewujudkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Pacitan,” tambahnya.

Seminar menghadirkan narasumber akademisi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Istanto, S.Pd.I., M.Pd. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya profesionalisme guru dalam perspektif akademik. “Guru PAI harus memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang seimbang untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus berorientasi pada inovasi. “Guru PAI dituntut menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tuturnya.

Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Bagus Mustakim, S.Ag., M.Si., selaku Pengawas PAI Kabupaten Ngawi, menyampaikan perspektif praktis terkait penguatan mutu pendidikan. “Guru PAI harus mampu bertransformasi dari sekadar pengajar menjadi pendidik yang inspiratif dan berkarakter,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan. “Komitmen terhadap profesionalisme merupakan kunci dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi peserta didik,” tegasnya.

Para peserta mengikuti seminar dengan antusias, terlihat dari interaksi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Materi yang disampaikan memberikan wawasan baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi melalui Halal Bihalal, yang mempererat ukhuwah Islamiyah dan solidaritas antar pendidik. Suasana penuh kehangatan mencerminkan semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan.

Melalui seminar ini, AGPAII Kabupaten Pacitan berharap terciptanya guru PAI yang profesional, inovatif, dan transformatif. Upaya tersebut diharapkan mampu berkontribusi dalam membangun generasi unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, AGPAII menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di Kabupaten Pacitan. Seminar Nasional dan Halal Bihalal ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran strategis guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia. (af)

×
Berita Terbaru Update