Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Pringkuku menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) 10/5/26.
Pacitansatu.com -Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Pringkuku menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pada Ahad, 10 Mei 2026, di Pendopo Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Agenda reorganisasi tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri seluruh lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kecamatan Pringkuku.
Kegiatan musyawarah menjadi momentum penting bagi FKDT Pringkuku untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mempererat sinergi antar lembaga pendidikan diniyah di tingkat kecamatan. Kehadiran lengkap seluruh peserta juga menunjukkan tingginya komitmen pengurus dan lembaga dalam menjaga keberlangsungan pendidikan agama di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Ketua Panitia, Hadi Sovi'in, mengatakan Musancab kali ini dihadiri oleh 48 lembaga Madrasah Diniyah, baik tingkat Ula maupun Wustho. Menurutnya, partisipasi penuh seluruh lembaga menjadi cerminan kuatnya solidaritas antaranggota FKDT di Kecamatan Pringkuku.
“Alhamdulillah seluruh MDT hadir lengkap. Ini bukti soliditas kita untuk memajukan pendidikan diniyah di Pringkuku,” ujar Hadi Sovi'in dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan.
Musyawarah tersebut tidak hanya membahas reorganisasi kepengurusan, tetapi juga menjadi forum evaluasi dan konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan pendidikan keagamaan yang semakin kompleks. FKDT sebagai wadah koordinasi Madrasah Diniyah dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di tingkat akar rumput.
Ketua FKDT Kecamatan Pringkuku, Sunarto, menegaskan bahwa pelaksanaan reorganisasi merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang harus dijalankan secara tertib dan sesuai aturan kelembagaan. Ia menilai kesinambungan organisasi menjadi faktor penting agar program kerja FKDT tetap berjalan efektif.
“Sudah waktunya reorganisasi. Kegiatan ini kita laksanakan agar roda organisasi FKDT Kecamatan Pringkuku berjalan sesuai mekanisme dan AD/ART,” tegas Sunarto di hadapan peserta musyawarah.
Acara tersebut juga dihadiri Camat Pringkuku yang diwakili Sekretaris Kecamatan Pringkuku, Sudarmaji. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan Madrasah Diniyah sebagai lembaga pendidikan nonformal yang berkontribusi dalam pembentukan karakter generasi muda.
Dalam arahannya, Sudarmaji menekankan pentingnya menjaga dan menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak usia dini. Ia menyebut Madrasah Diniyah memiliki posisi strategis sebagai benteng moral di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial masyarakat.
“Nilai-nilai agama harus dipegang teguh dan terus diajarkan kepada anak-anak kita. MDT adalah garda terdepan penjaga akhlak generasi,” tutur Sudarmaji sebelum membuka acara secara resmi.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian peserta musyawarah yang menilai pendidikan diniyah tetap menjadi kebutuhan penting di tengah era digital. Selain mengajarkan pengetahuan agama, Madrasah Diniyah dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter, etika, dan akhlak generasi muda di lingkungan masyarakat.
Jalannya sidang Musancab dipimpin langsung oleh pengurus FKDT Kabupaten Pacitan yang diketuai Ulumuddin. Proses persidangan berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat sebagaimana tradisi organisasi keagamaan yang menjunjung kebersamaan dan kekeluargaan.
Setelah melalui tahapan pembahasan dan kesepakatan forum, peserta musyawarah akhirnya kembali mempercayakan kepemimpinan FKDT Kecamatan Pringkuku kepada Sunarto, S.Pd.I untuk masa bakti 2026-2030. Keputusan tersebut diambil secara mufakat oleh peserta yang hadir dalam forum Musancab.
Terpilihnya kembali Sunarto dinilai sebagai bentuk kepercayaan anggota terhadap keberlanjutan program organisasi yang selama ini telah berjalan. Pengalaman kepemimpinan sebelumnya diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar-Madrasah Diniyah sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan keagamaan di Kecamatan Pringkuku.
FKDT Pringkuku juga diharapkan semakin mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pengembangan pendidikan diniyah. Penguatan kelembagaan, peningkatan mutu pembelajaran, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi tantangan yang perlu dijawab bersama oleh kepengurusan baru.
Melalui Musyawarah Anak Cabang tersebut, FKDT Kecamatan Pringkuku menegaskan komitmennya untuk terus menjaga eksistensi Madrasah Diniyah sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa FKDT semakin solid, adaptif, dan konsisten dalam memperjuangkan mutu pendidikan diniyah di Kabupaten Pacitan.
Penulis: Hadi Sovi'in Penyunting: Ahyar Fauzan |