Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Bukan Sekadar Adu Raket, Turnamen Hardiknas Pacitan Jadi Ajang Bangun Kebersamaan

Jumat, 08 Mei 2026 | Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-08T10:37:01Z
>

 

Serah terima hadiah Turnamen Bulu Tangkis Hardiknas 2026 Dinas Pendidikan Pacitan 08/5/26. Foto Gus Mus/pacitansatu.com




Pacitansatu.com -Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan menggelar turnamen bulu tangkis dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Balai Desa Sumberharjo, Jum'at (08/05/2026). Kegiatan yang diikuti pengawas sekolah, kepala sekolah dasar, serta karyawan dinas pendidikan itu berlangsung meriah dengan nuansa kebersamaan dan sportivitas yang kuat di antara para peserta.

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas yang masih terasa hangat di Kabupaten Pacitan. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi dan penyegaran bagi insan pendidikan di tengah aktivitas kerja yang padat.

Sejak pagi, suasana di arena pertandingan tampak ramai. Para peserta hadir dengan semangat tinggi untuk mengikuti pertandingan sekaligus mempererat hubungan antarrekan dari berbagai kecamatan dan instansi pendidikan. Sorak dukungan, canda, dan tawa para peserta maupun pendukung turut mewarnai jalannya turnamen.

Panitia pelaksana menerapkan sistem yang berbeda dibanding turnamen pada umumnya. Sebanyak 34 peserta yang mendaftar tidak diperkenankan memilih pasangan bermain sendiri. Seluruh pasangan ganda ditentukan melalui sistem undian yang telah disiapkan panitia.

Salah satu panitia di lokasi menjelaskan, metode tersebut sengaja diterapkan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan keadilan di antara peserta. 

“Tujuannya agar adil dan benar-benar menjadi sarana silaturahmi. Dengan pasangan yang diundi, peserta diajak untuk membangun kerja sama dengan rekan baru dari instansi atau wilayah yang berbeda,” ungkap panitia.

Menurutnya, sistem undian tidak hanya membuat pertandingan lebih menarik, tetapi juga melatih kemampuan peserta dalam membangun komunikasi dan strategi dengan pasangan baru. Hal itu dinilai sejalan dengan semangat kolaborasi yang selama ini dibangun di lingkungan pendidikan.

Pertandingan berlangsung kompetitif sejak babak awal hingga partai final. Meski penuh persaingan, seluruh peserta tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kekeluargaan selama pertandingan berlangsung.

Setelah melalui serangkaian laga yang ketat dan penuh semangat, pasangan ganda putra Nurul Hadi Mustofa, M.Pd dan Yulis Widhi Kuncoro, M.Pd berhasil keluar sebagai juara pertama dalam turnamen tersebut.

Kemenangan pasangan tersebut disambut bangga oleh rekan-rekan dari Kecamatan Pringkuku yang hadir memberikan dukungan langsung di lokasi pertandingan. Dukungan moral tampak datang dari berbagai unsur pendidikan di wilayah tersebut.

Turut hadir memberikan dukungan yakni Asmuri, M.Pd dan Fatma Swa Aghni, M.Pd selaku koordinator pengawas Kecamatan Pringkuku, Ketua K3S Kecamatan Pringkuku Prawito, S.Pd., MM.Pd., serta sejumlah kepala sekolah di antaranya Suryadi, M.Pd, Jumelan, M.Pd, Alif Suprianto, S.Pd, Budi Eko Laksono, S.Pd, dan Fitri Sulistiyowati, S.Pd.

Ketua K3S Kecamatan Pringkuku Prawito, S.Pd., MM.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai turnamen olahraga menjadi media yang efektif untuk mempererat hubungan antarinsan pendidikan. 

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membangun kekompakan, komunikasi, dan kebersamaan antar rekan kerja di dunia pendidikan,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Camat Pringkuku Widhi Kusumaningtyas, S.Sos., M.Si. Melalui sambungan telepon, ia menyampaikan ucapan selamat kepada para juara dan seluruh peserta yang telah ikut menyemarakkan peringatan Hardiknas 2026.

“Selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Semoga kegiatan seperti ini terus memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan sinergi di lingkungan pendidikan Kecamatan Pringkuku maupun Kabupaten Pacitan,” tutur Widhi Kusumaningtyas.

Puncak acara ditutup dengan prosesi penyerahan hadiah kepada para pemenang yang dilakukan langsung oleh Wahyono, MM dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan. Penyerahan hadiah berlangsung hangat disertai tepuk tangan para peserta dan tamu undangan yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyono berharap kegiatan olahraga semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin sebagai sarana menjaga soliditas antarinsan pendidikan. 

“Melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan jasmani, tetapi juga melatih kemampuan berpikir, kerja sama tim, dan memperkuat hubungan antar pegawai maupun tenaga pendidik,” katanya.

Turnamen bulu tangkis dalam rangka Hardiknas 2026 itu akhirnya tidak sekadar menjadi ajang pertandingan olahraga, melainkan juga momentum memperkuat solidaritas dan kolaborasi di lingkungan pendidikan Kabupaten Pacitan. Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan mampu menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan pendidikan yang harmonis, sehat, dan penuh sinergi di masa mendatang. (Rds)

×
Berita Terbaru Update