Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

MBS Pringkuku Cetak Kelulusan 100 Persen

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T13:41:42Z
>

Pengumuman kelulusan SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku 2/6/26. Foto: Sovi'in/Pacitansatu.com












Pacitansatu.com – Pengumuman kelulusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan secara serentak pada Selasa (2/6/2026) menjadi momen membahagiakan bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Sebanyak 14 siswa kelas IX dinyatakan lulus setelah memenuhi seluruh kriteria akademik dan nonakademik yang ditetapkan sekolah sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pengumuman tersebut dilaksanakan seiring kebijakan nasional Kemendikdasmen yang menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 bukan menjadi syarat maupun penentu kelulusan siswa. Penetapan kelulusan sepenuhnya dilakukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan nilai rapor, asesmen sekolah, dan kehadiran peserta didik.

SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku yang berstatus Terakreditasi A berdasarkan SK Nomor 267/BAN-PDM/SK/2024 menyambut pengumuman kelulusan dengan penuh rasa syukur. Sekolah yang mengusung visi JUARA, yakni Jujur, Unggul, Agamis, Ramah, dan Asri, menilai keberhasilan para siswa merupakan hasil dari proses pembelajaran yang berlangsung secara konsisten selama tiga tahun terakhir.

Kepala SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku, Hadi Sovi'in, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP dengan baik. Ia menilai kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan pendidikan yang lebih tinggi.

"Alhamdulillah, seluruh siswa kelas IX berhasil menyelesaikan proses pendidikan dengan baik. Kami berharap mereka terus menjaga semangat belajar, akhlak yang baik, dan mampu mengembangkan potensi diri di jenjang pendidikan berikutnya," ujar Hadi Sovi'in.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara sekolah, orang tua, serta para guru yang selama ini mendampingi proses pendidikan dan pembinaan karakter peserta didik di lingkungan boarding school.

Selain capaian akademik, sekolah juga menekankan pembentukan karakter keislaman sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial menjadi fondasi yang terus ditanamkan kepada seluruh siswa selama menempuh pendidikan.

Dalam pesan kelulusannya, sekolah mengajak para lulusan untuk terus menuntut ilmu dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat. Pesan tersebut sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang mendorong umat Islam untuk terus mencari ilmu sebagai jalan menuju kebaikan.

Sebanyak 14 siswa yang dinyatakan lulus terdiri atas Andika Aditya Saputra, Ardian Rifky Prasetya, Asshafa Alifia, Aulia Rahma Setyani, Erdian Putra Prasetya, Firdyan Nur Cahyo, Gading Faris Fadilah, Kaffa Khoirul Azzam, Nikita Choirunnisa, Kanza Azzahra, Ridho Cita Pratama, Dhimitri Khoirunnas, Khoirul Zaki Mubarok, dan Putra Akbar Firmansyah.

Kelulusan para siswa tersebut menjadi bagian dari pengumuman nasional yang pada tahun 2026 melibatkan jutaan peserta didik di seluruh Indonesia. Berdasarkan data Kemendikdasmen, jumlah peserta didik tingkat SD dan SMP yang mengikuti proses evaluasi pendidikan nasional mencapai 8.875.958 siswa.

Secara nasional, pemerintah menegaskan bahwa hasil TKA digunakan sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan dan bukan sebagai dasar utama penentuan kelulusan. Kebijakan tersebut bertujuan memberikan ruang bagi sekolah untuk melakukan penilaian yang lebih komprehensif terhadap perkembangan peserta didik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti sebelumnya menegaskan bahwa kelulusan tahun ini diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi yang memiliki growth mindset atau pola pikir bertumbuh guna menghadapi tantangan masa depan yang semakin dinamis.

Kemendikdasmen juga mengingatkan seluruh sekolah agar memastikan proses pengumuman dan perayaan kelulusan berlangsung secara positif, aman, serta bebas dari tindakan yang berpotensi merugikan peserta didik maupun masyarakat.

Bagi SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku, keberhasilan seluruh siswa kelas IX menuntaskan pendidikan menjadi indikator penting bahwa proses pembelajaran yang memadukan pendidikan akademik dan pembinaan karakter dapat berjalan secara seimbang dan berkelanjutan.

Dengan berakhirnya masa pendidikan di tingkat SMP, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, membawa nilai-nilai keislaman, prestasi, serta karakter unggul yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku. (Rds) 


×
Berita Terbaru Update