Notification

×

Iklan desktop utama

Buy template blogger

Iklan Utama Mobile

Buy template blogger

Menanam Cahaya di Hati Anak-Anak: Mabit Ramadhan yang Menumbuhkan Harapan Generasi

Senin, 16 Maret 2026 | Maret 16, 2026 WIB Last Updated 2026-03-16T04:11:23Z
>

Peserta dan panitia pesantren ramadhan 14-16/03/26 di masjid Baitul Ma'rifat Dusun Jajar Desa Donorojo (Doc.panitia pesantren ramadhan)


Pacitan -Masjid Baitul Ma’rifat Dusun Jajar Desa Donorojo menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan yang diikuti anak-anak dan remaja tersebut berlangsung selama tiga hari dua malam, mulai Sabtu, 14 Maret hingga Senin, 16 Maret 2026.

Kegiatan pembinaan keagamaan itu dilaksanakan di lingkungan Masjid Baitul Ma’rifat dengan melibatkan generasi muda dari wilayah sekitar. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus menanamkan nilai kebersamaan menjelang bulan Ramadhan.

Panitia kegiatan menyusun sejumlah agenda yang berfokus pada pembinaan spiritual dan pembentukan karakter. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan seperti salat berjamaah, kajian keislaman, diskusi kelompok, serta aktivitas edukatif yang menumbuhkan semangat kebersamaan.

Mabit tersebut bertujuan memberikan pengalaman religius yang mendalam bagi peserta. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kedekatan anak-anak dan remaja dengan masjid sebagai pusat aktivitas ibadah dan pembelajaran.

Pada Minggu, 15 Maret 2026, panitia menghadirkan sesi dongeng Islami yang dibawakan oleh Kak Husein dari komunitas relawan Penjaga Ceria. Dongeng tersebut mengangkat tema “Menjemput Cahaya Malam Seribu Bulan”.

Dalam sesi tersebut, Kak Husein menyampaikan kisah-kisah inspiratif yang berkaitan dengan keutamaan bulan Ramadhan dan malam Lailatulqadar. Cerita disampaikan secara interaktif sehingga mampu menarik perhatian para peserta.

“Melalui dongeng, anak-anak dapat memahami nilai-nilai keislaman dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan. Kami ingin mereka merasakan bahwa belajar agama juga bisa dilakukan dengan penuh keceriaan,” ujar Kak Husein di sela kegiatan.

Kegiatan Mabit juga diisi dengan tausiah dari sejumlah narasumber yang memberikan pembekalan spiritual kepada peserta. Materi yang disampaikan berkaitan dengan persiapan menyambut Ramadhan dan pentingnya memperbaiki kualitas ibadah.

Takmir Masjid Baitul Ma’rifat, Ustadz Nurul Huda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap masjid dan ajaran Islam.

“Kami berharap anak-anak dan remaja terbiasa mendekatkan diri kepada Allah sejak usia dini. Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas ibadah,” kata Nurul Huda.

Sementara itu, tokoh agama setempat, Ustadz Muhammad Morsid, dalam ceramahnya mengajak peserta memahami makna Ramadhan sebagai bulan pendidikan spiritual bagi umat Islam.

“Ramadhan mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama. Nilai-nilai itu harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” tutur Muhammad Morsid.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah desa setempat. Sekretaris Desa Donorojo, Siswanto, hadir untuk memberikan motivasi kepada para peserta yang mengikuti Mabit.

“Kami mengapresiasi kegiatan pembinaan seperti ini karena sangat bermanfaat bagi perkembangan karakter anak-anak dan remaja di desa. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar Siswanto.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta terlihat mengikuti setiap agenda dengan penuh semangat. Interaksi antarpeserta juga terjalin melalui berbagai aktivitas kebersamaan yang digelar panitia.

Selain pembinaan spiritual, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan sosial di antara generasi muda. Kebersamaan yang tercipta selama kegiatan diharapkan dapat membangun semangat saling mendukung dalam kebaikan.

Melalui kegiatan Mabit tersebut, Masjid Baitul Ma’rifat berupaya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda. Panitia berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter religius sekaligus mempersiapkan peserta menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang lebih siap. (af)


 

×
Berita Terbaru Update